CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Tuesday, January 13, 2009

sEsUci DiA di SaNa



darah pekat membuak
dari celah jalinan jemari
yang kian longgar
dia mengeras
dan kaku membatu
membawa keping hati suci
mempersembahkan pada Tuhan
meski ratap yang hidup itu ada untuknya
dia tetap senyum
dan dalam senyum itu
dia dibalut kain putih bercorak darah
begitu suci dia dipinjamkan
suci seperti itu jua dia kembali...


110109



^LiLohOnEy^




Friday, January 2, 2009

bAsiKaL tUa iTu


Basikal tua itu
letaknya di ceruk sana
cuma menjadi sandaran tiang rapuh
tiada yang peduli

hanya itu yang dia punya
buat mengisi lubang perut
tiap terbit mentari pagi
tiada yang pernah endah

ke mana benih yang mereka belai dahulu?
dengan kesat kasar telapak tangan
menjirus air ditubuh
menepek bedak putih
menyisir rambut hitam
mengerah kudrat mengayuh si basikal tua
sampai ke gudang ilmu
tanpa lupa sebuah ciuman
serta titip pesan
"pastikan kau tidak seperti aku kelak"

basikal tua semakin tua
tiada yang pernah kisah
apa yang terjadi padanya


020109


^LiLohOnEy^